Tentang kami

Kami menyajikan sejarah dan berita dunia dengan konteks yang jujur. Di luar itu, kami juga merawat Mimitianisme — kerangka etika yang menyatukan hak atas diri sendiri, sesama manusia, hewan, dan lingkungan hidup. Nilai-nilainya bukan milik satu atau 2 budaya; ia sepatutnya hidup di mana pun ada kepedulian terhadap keempat hak itu. Namanya kami ambil dari bahasa lokal kami, karena dari sinilah kami berdiri — dan dari sini pula kami ingin kebaikan itu menyebar. Bukan doktrin yang kami tempelkan di setiap tulisan, melainkan alasan mengapa kami menulis sama sekali.

Asal Usul

Nama Jasutopia lahir dari tiga kata: Jawa, Sunda, dan Utopia. Dua yang pertama adalah akar budaya dan tempat kami berdiri. Yang ketiga bukan mimpi kosong, melainkan arah — keyakinan bahwa dunia yang lebih adil dan berkelanjutan adalah sesuatu yang bisa diperjuangkan. Dari Pulau Jawa, kami ingin kebaikan itu menyebar ke seluruh dunia.

Filosofi

Mimitianisme — kerangka etika yang menyatukan empat hak yang selama ini sering berjalan sendiri-sendiri: hak atas diri sendiri, sesama manusia, hewan, dan lingkungan hidup. Nilainya universal; namanya kami ambil dari bahasa lokal kami, yang berarti awal, mula, asli. Dan semuanya dimulai dari satu langkah paling sederhana: menghargai diri sendiri terlebih dahulu.

Mari bergabung

Jasutopia terbuka bagi siapa pun yang ingin ikut menulis tentang sejarah, geopolitik, sains, budaya, atau lingkungan. Setiap tulisan kami baca, kami sunting, dan kami putuskan bersama penulisnya — dengan satu syarat: tidak melanggar nilai-nilai Mimitianisme. Kami tidak memuat tulisan yang membenarkan penindasan terhadap manusia, hewan, atau lingkungan hidup.